Cari Blog Ini

Sabtu, 28 Februari 2015

Tidak Butuh Pagi

Sudah sebulan...
Pagi meninggalkan sungai
Untuk mencari sebuah kemuliaan
Keputusan yang baginya hebat
Bagi dia,
Sungai tidak ada artinya lagi
Bagi sungai,
Dia masih berarti
Untuk memberikan sinar hangatnya
Kepada sungai itu
Namun..
Setelah apa yang dialami oleh sungai
Setelah ditinggalkan oleh pagi
Dan pagi sebentar lagi akan
Akan mendapatkan yang ia mau
Maka dia merasa
Bahwa dia tidak butuh pagi
Karena pagi telah menghancurkan sungai
Oleh perbuatannya sendiri
Yang selama sebulan ini
Tidak menyinari sungai
Seperti dahulu
Ketika pagi masih memberi kasih
Kasih yang hangat untuk sungai
Sehingga kehidupan di sungai itu
Sangat bahagia dan tentram
Namun itu dulu
Ketika pagi masih peduli
Peduli dengan sungai
Dan tidak ingin mencari
Sebuah kemuliaan
Dan..
Saat sungai tahu
Bahwa pagi hampir mendapat kemuliaan
Maka sang sungai memutuskan
Bahwa ia tidak butuh pagi
Karena pagi tidak pantas untuk diharapkan
Diharapkan untuk hadir kembali
Sungai tidak butuh pagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar